Dasar-Dasar Ilmu Administrasi

A. Pengertian Administrasi
Menurut Herbert A Simons : “Administration can be defined as the activities of groups cooperating to accomplish commons goals”.
Administrasi dapat dirumuskan sebagai kegiatan-kegiatan kelompok kerjasama untuk mencapai tujuan-tujuan bersama.
Menurut Leonard D. White :
“Administration is a process common to all groups efforts, publik or private or militery”.
Administrasi adalah suatu prosess yang umum ada pada setiap usaha kelompok-kelompok, baik pemerintah maupun swasta, sipil maupun militer, dalam ukuran yang besar maupun kecil.
Menurut Prajudi Atmosudirdjo :
“Administrasi merupakan suatu fenomena sosial, suatu perwujudan tertentu didalam masyarakat modern. eksistensi dari administrasi ini berkaitan dengan organisasi, artinya bahwa administrasi itu terdapat didalam suatu organisasi”.
Luther gulick mendifinisikan ilmu administrasi sebagai suatu sistem pengetahuan dimana olehnya manusia dapat mengerti hubungan-hubungan, meramalkan akibat-akibat dan mempengaruhi hasil-hasil pada suatu keadaan dimana orang-orang secara teratur bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
sedangkan menurut The Liang Gie :
Administyrasi merupakan serangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam kerjasama mencapai tujuan tertentu.
Menurut Sondang P Siagian :
Administrasi merupakan suatu keseluruhan proses pelaksanaan dari keputusan-keputusan yang telah diambil dan pelaksanaan itu pada umumnya dilakukan oleh dua orang manusia atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Jadi dapat disimpulkan bahwa administrasi merupakan suatu kegiatan kerjasama antara dua orang atau lebih dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pengertian diatas dimaksudkan sebagai administrasi dalam arti yang luas. Sedangkan pengertioan administrasi dalam arti yang sempit adalah administrasi sebagai kegiatan tata usaha. Kegiatan tata usaha merupakan kegiatan menyusun/mengarsipkan surat-surat untuk dapat dijadikan sebagai sumber informasi. Secara lengkap, unsur pelaksanaan kegiatan administrasi dapat di kelompokkan menjadi :
a. Pengorganisasian
b. Manajemen
c. Tata hubungan
d. Kepegawaian
e. Keuangan
f. Perbekalan
g. Tata Usaha
h. Perwakilan
akan halnya manajemen, banyak pendapat yang mengatakan bahwa manajemen adalah bagian dari administrasi seperti diatas, dan ada pula sebaliknya. sebenarnya keduanya bergantung pada tempat atau negar mana pendapat itu berasal (Prajudi 1982; 32). pada kesempatan lain, para ahli administrasi pada umumnya sependapat bahwa manajemen merupakan inti dari kegiatan administrasi, dan kepemimpinan merupakan inti dari manajemen (Siagian, 1985;7). kendati demikian, manajemen memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :
Planning, organizing, actuating dan controlling.
Dalam buku Petunjuk Administrasi yang diterbitkan oleh Universitas Gajah Mada, administrasi disebutkan sebagai :
1. Suatu aktivitas yang teruitama bersangkutan dengan cara untuk menyelenggarakan tujuan yang telah ditentukan semula.
2. Suatu proses yang lazim terdapat dalam segenap usaha bersama, baik usaha pemerintah maupun swasta, sipil maupun militer, usaha yang berskala besar maupun kecil.
3. Suatu pengorganisasian dan bimbingan orang-orang agar dapat melaksanakan suatu tujuan tertentu.
4. Suatu proses penyelenggaraandalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu.

Sumber :
Inu Kencana S, Ilmu Administrasi Publik. Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: